5 Kata Bijak Kehidupan The Art of War yang Masih Relevan sampai Sekarang

Kumpulan Kata Bijak Kehidupan - The Art of War (Seni Berperang) karya Sun Tzu tak hanya memuat strategi perang, tetapi juga kata bijak kehidupan yang dianggap masih relevan sampai sekarang. Padahal, buku ini sudah berusia sekitar 2.500 tahun, lho. Namun pasti ada alasan yang membuat kata bijak kehidupan dari The Art of War digunakan dalam berbagai situasi dan kondisi.

kata bijak kehidupan

Setiap kehidupan pasti memiliki perjalanan yang kurang mulus untuk menggapai sesuatu namun kita tidak boleh menyerah dengan begitu saja, anggap saja bahwa ini adalah sebuah puncak dimana kalian berada dititik paling tinggi dan kalian harus bertahan sampai badai berlalu. nah bangiko kali ini ingin memberikan motivasi sejak dahulu kalah saat berada di medan perang.Tanpa berlama-lama lagi, mari simak kata bijak kehidupan dari The Art of War yang bisa kalian pakai berikut ini!

5 Kata Bijak Kehidupan

Pemenang harus menang terlebih dulu sebelum pergi ke arena perang. Sementara pecundang memilih bertempur dulu, baru mencari strategi untuk memenangi peperangan.
Relevansi kata bijak kehidupan di atas dapat kalian aplikasikan dalam aspek apa pun. Untuk bisnis, misalnya, kalian harus memegang strategi pemasaran yang tepat sebelum mempromosikan produk. Asal menjualnya hanya akan menciptakan banyak masalah alih-alih keuntungan besar.
Biarkan rencana kalian tersembunyi di tengah kegelapan dan tersamar layaknya malam. Ketika kalian bergerak, rencana itu akan terjun bak sambaran petir.
Hubungannya kata bijak kehidupan di atas dengan zaman sekarang? Jangan asal berbagi rencana atau rahasia apa pun pada sembarang orang. Kalian tak akan selamanya dapat memprediksi langkah yang akan mereka ambil. Jadi pastikan kalian mengeluarkan rencana tersebut di waktu yang tepat, ya.
Bahkan pedang dengan kualitas terbaik yang ada di dunia ini pun lama-lama akan berkarat bila dibiarkan terus dalam air garam.
Apa yang akan terjadi kalau besi terpapar air dalam waktu lama? Ya, pasti berkarat! Begitu juga dengan bakat atau kemampuan yang kalian miliki. Sesuai kata bijak kehidupan dari Sun Tzu ini, skill yang kalian kuasai akan terbuang sia-sia kalau tidak diasah dalam waktu lama.
Mengatur banyak orang sama dengan mengatur sedikit di antara mereka. Masalah ini hanya terletak pada pengorganisasian.
Kata bijak kehidupan yang satu ini dapat dihubungkan dengan kuantitas. Jumlah tak selamanya jadi faktor penting. Justru faktor yang menentukannya adalah cara atau metode kalian dalam mengatur sesuatu. Misalnya saja terhadap karyawan di kantor atau pengeluaran dana untuk kebutuhan sehari-hari.
Pemimpin sejati akan memerintah dengan memberikan contoh alih-alih menginstruksikan lewat paksaan.
Apa, sih, ciri-ciri pemimpin teladan? Menurut kata bijak kehidupan dari The Art of War, seseorang yang mampu memimpin adalah mereka yang sanggup memberikan contoh kepada bawahan, bukan memaksa atau menekan mereka, sebab hal itu malah akan membuat kalian tak dihormati.

Sebenarnya masih ada banyak kata bijak kehidupan yang bisa kalian pelajari melalui The Art of War. Jika tertarik, silahkan cari dan pahami setiap poin-poin yang tercantum dalam buku tersebut secara mendalam.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel